Posted by: lizenhs | February 2, 2021

UBI KAYU (SINGKONG) KAYA MANFAAT (Bagian Kedua)

UBI KAYU (SINGKONG) KAYA MANFAAT (Bagian Kedua)

Oleh: Haslizen Hoesin

Kata Pengantar

Tulisan ini sambungan bagian pertama I sampai VII.

Bagian kedua VIII sampai XIV

Tulisan ini terdiri dari  I. PENDAHULUAN,  II. BOTANI UBIKAYU, III. ASAL USUL, PENYEBARAN dan NAMA UBI KAYU, IV. SEJARAH UBIKAYU DI INDONESIA, V. KANDUNGAN Umbi dan Daun UBIKAYU (Singkong), VI. MANFAAT UMBI SINGKONG UNTUK KESEHATAN, VII. MANFAAT DAUN SINGKONG, VIII. SAYUR DAUN SINGKONG (UBI KAYU), IX. PENGELOMPOKKAN dan RACUN SINGKONG, X. SENTRA PRODUKSI SINGKONG, XI. CEMILAN dan MAKANAN DARI SINGKONG (UBI KAYU), XII. FALSAFAH UBI KAYU, XIII. PENUTUP, XIV. PUSTAKA dan SUMBUR XI. CEMILAN dan MAKANAN DARI SINGKONG (UBI KAYU),

VIII. SAYUR DAUN SINGKONG (UBI KAYU)

Sayur merupakan sebutan umum bagi bahan pangan asal tumbuhan yang biasanya mengandung kadar air tinggi dan dikonsumsi dalam keadaan segar atau setelah diolah.  Sebutan untuk beraneka jenis sayur disebut sebagai sayur-sayuran atau sayur-mayur.  Wikipedia

“Sayur, merupakan komponen pendamping nasi (atau makanan pokok lainnya) yang berkuah cair atau agak kental.  “Sayuran” adalah segala sesuatu yang berasal dari tumbuhan (termasuk jamur) yang dapat disayur; dengan pengungkapan lain: segala sesuatu yang dapat atau layak disayur. Apabila dimakan secara segar bagian tumbuhan disebut lalapan.

8.1. Kandungan Daun Singkong

Kandungan protein daun  singkong (Syahrizal) berkisar 25 – 28 %, Lemak 7 – 13%;  Serat Kasar 12 – 17 %; Kalsium 1,3 – 1,4 ; %; Fosfor 0,3 %; Lysin 2 %; Methionin 0,4 %; dan Threonin 3 %

8.2. Sayur – mayur Daun Singkong

Rebus daun muda ubi kayu (singkong), sangat popular di Minangkabau, hal ini terlihat  juga diperantauwan (Indonesia, malaysia), yaitu setiap rumah makan Padang (Minang), Rumah Makan Kapau di Indonesia [22] dan Kadai Nasi Padang atau Kedai Makan Ala Minangkabau (di Malaysia) [23]. Selalu menyediakan rebus daun muda Ubi Parancih (Singkong) selain sayur Cubadak (sayur Nangka).

Terdapat beberapa variasi gulai daun singkong, yaitu: Gulai Daun Singkong Sederhana, Gulai Daun Singkong Praktis,  Gulai Daun Singkong Muda, Gulai Daun Singkong Ikan Teri, (Gulai Daun Singkong Teri Medan), Gulai Telur, Tahu Daun Singkong, Gulai Telor Pucuk Ubi/Singkong, Daun Singkong Bumbu Rendang dan lain-lain. [Resep Daun singkong rebus ala Padang 1122] [24]

Bobor atau Sayur bobor merupakan masakan yang umumnya dibuat dari bahan utama bayam, daun singkong atau daun kacang, lalu diberi kuah santan encer. Masakan berjenis sayur khususnya berasal dari daerah Jawa Tengah dan sekitarnya pasti mengenal sayur ini. Orang Jawa sering menyebut masakan nikmat ini dengan sebutan Sayur Bobor. [25] [30]

Daun Singkong Tumbuk merupakan satu dari beragam masakan sayur khas tanah Batak.[26]  Disebut Gulai Silalat (Daun Singkong/ubi Tumbuk).  Biasanya sayur ini dan Ikan Teri Medan menjadi pelengkap hidangan khas Batak Tapanuli [27].

Kalumpe atau Karuang adalah jenis masakan khas Dayak yang berbahan dasar daun singkong. Namun daun singkong dalam masakan ini bukan yang utuh, melainkan yang telah ditumbuk halus menggunakan lesung/lisung.  Memang ada dua sebutan untuk sayuran ini. Sebutan Kalumpe digunakan oleh masyarakat Dayak Maanyan, Karuang sebutan sayur ini dalam bahasa Dayak Ngaju.[28]  

Ubi kayu memiliki kadar karbohidrat sekitar 32-35% dan kadar pati sekitar 83,8% setelah diproses menjadi tepung. Dapat sebagai bahan baku sumber energi alternative. Oleh karena itu, ubi kayu merupakan bahan baku yang potensial untuk pembuatan bioethanol. [29]    

Camilan Tumbang sudah jarang kita temukan, bahkan mungkin telah dilupakan. Jika mendapatkannya di penjual dagangan keliling, maka beruntung Anda menemukan makanan langka ini. Satu dari berbagai penyebabnya adalah menjamurnya makanan luar yang datang silih berganti. Selain itu, tidak banyak masyarakat yang masih melestarikan. Panganan ini hampir mirip dengan getuk yang berada di pulau Jawa.  Rasanya manis dan terbuat dari singkong yang diparut, serta dibungkus dengan daun pisang, membuat panganan tradisional yang khas ini mudah dikenali para penikmat jajanan cemilan Tumbang. [31]

Lemet singkong merupakan satu dari sekian banyak jajanan khas tradisional yang menggunakan bahan utamanya singkong dan gula aren.  Dalam pembuatannya tidaklah sulit, bagi para pemula yang ingin membuat jajanan khas dari daerah Jawa ini.[32]   

Daun ubi tumbuk (lebih sederhana) ditemukan juga dalam tradisi memasak suku Dayak dari Kalimantan. [34]

IX. PENGELOMPOKKAM dan RACUN SINGKONG

Ubi kayu dikelompokkam menjadi dua, yaitu bahan baku tapioca dan pangan langsung.

Ubikayu untuk pangan langsung harus memenuhi syarat utama, yaitu tidak mengandung racun HCN (< 50 mg per Kg umbi basah).

Ubikayu untuk bahan baku tapioca (industri) sebaiknya memiliki kandungan protein rendah dan kandungan HCN yang tinggi [34], akan menyebabkan sel-sel tubuh kekurangan oksigen, sehingga fungsinya terganggu dan kemudian mati. Sianida merupakan senyawa kimia yang dapat ditemukan dalam bentuk gas atau kristal. Beberapa jenis sianida yang berbahaya adalah hidrogen sianida, klorida sianida, sodium sianida, dan potasium sianida. [35]

X. SENTRA PRODUKSI SINGKONG

Ubi kayu adalah komoditas tanaman pangan yang cukup potensial di Indonesia selain padi dan jagung. Ubi kayu dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan warna daging umbi, yaitu ubi kayu putih dan ubi kayu kuning.

10.1. Sentra Produksi Ubi Kayu Di Indonesia

Lokasi Sentra Produksi [36]  Hingga kini terdapat 8 Provinsi sentra produksi singkong (cassava), yaitu: Lampung (Lampung Tengah, Tulang Bawang, Lampung Timur, Lampung Utara, Way Kanan dan Lampung Selatan), Jawa Barat (Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Sumedang, Purwakarta), Jawa Tengah (Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purwerejo, Boyolali, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Pati, Jepara), DI Yogyakarta (Gunung Kidul), Jawa Timur (Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Kediri, Malang, Bondowoso, Purbalingga, Ngawi, Pasuruan, Tuban, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep), NTT (Sumba Barat, Kupang, TTS, TTU, BELU, Flores Timur, Sikka, Manggarai), Sulawesi Selatan (Bulukumba, Jeneponto, Gowa, Maros, Tana Toraja, Enrekang) dan Sumatera Utara (Tapanuli Utara, Simalungun, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Labuhan Batu, Dairi).    

10.2. Produksi Ubikayu

Produksi Ubikayu tahun 2005 [37] sebesar 19.5 juta ton dengan areal seluas 1.24 juta ha. Provinsi Lampung adalah daerah penghasil ubi kayu terbesar (24%), diikuti Jawa Timur (20%), Jawa Tengah (19%), Jawa Barat (11%), Nusa Tenggara Timur (4.5 %), dan DI Yogyakarta (4.2%) [38]

XI. CEMILAN dan MAKANAN DARI SINGKONG (UBI KAYU)

11.1 Nama Makana Cemilan di Berbgai Daerah

Terdapat berbagai nama makanan cemilan dari bahan singkong (ubikayu) yaitu:

Godok Singkong, Makanan yang disukai Petani Aceh. [39]

Kue Bingka Singkong Aceh atau nama lain Kue Bingkang Aceh [40]. KUE ADEE lebih dikenal dengan nama kue Bingkang Aceh, berasal dari kabupaten Pidie Jaya, kecamatan Meureudu [41]. Bingka adalah makanan tradisional khas suku Banjar, Kalimantan Selatan [42]

Labar, kuliner ubi kayu tradisi keluarga Simalungun, warisan leluhur. Kuliner labar berbahan dasar ubi kayu dan daging. [46]

Getuk Singkong atau Chiquita Pastry dan Kroket Singkong di Jambi. [47]

Singkong rebus Kue tradisional Ubi Kayu di Kalimantan yang disebut Wade Kumpal mirip kue Jemblem di Jawa. [64]

Terdapat pula berbagai kerupuk dari tepung singkong seperti:1) Kerupuk di Desa Sungai Gampak, Kecamatan Rantau Badauh, (2) Keripik di Desa Barambai Kolam Kiri, Kecamatan Barambai, dan (3) Tepung mocaf di Desa Berangas Tengah, Kecamatan Alalak. [48]

Soto Manggala asal Pangkalan Bun Propinsi Kalimantan Tengah.  Soto ini cukup unik, jika kebanyakan soto lain menggunakan bahan dasar nasi, ketupat, ayam dan dicampur bahan lainnya. Soto ini menggunakan singkong yang menjadi bahan dasarnya.  Soto manggala ini disebut juga dengan Soto Ketela. Manggala memiliki arti singkong atau ketela, sehingga, namanya soto manggala [Manggala (ketela/singkong)]. Singkong digunakan sebagai pengganti nasi atau ketupat haruslah singkong yang empuk sehingga menambah kelezatan saat disantap. [49]     

Songkolo Bandang merupakan camilan khas dari Makassar, Sulawesi Selatan. Camilan ini terbuat dari singkong yang diparut, dicampur dengan pisang dan dikukus. [50] Kue “Songkolo Bandang” nama lian Kue “Songkolo” atau “nisongkoloki” dalam bahasa Makassar. [51]

Adalagi Kue Janda, kue yang terbuat dari Pisang yang dibungkus dengan parutan ubi kayu, kemudian dikukus dan disajikan dengan taburan parut kelapa. [52] [53] Bagi masyarakat di Luwu Raya, kue janda sudah tidak asing lagi begitu juga di Kecamatan Ma’rang, Pangkep, Sulawesi Selatan.

Jemblem dan Gethuk Kepel. Nama memang sedikit aneh, lucu dan agak asing bagi mereka yang tidak tinggal di Malang. [54]

“Jemblem”(Kediri) bentuknya sama “Misro” (Sunda) kepanjangan “aMIS di jeRO” alias “Manis di dalam”. Di Solo kudapan ini dikenal dengan sebutan “Klenyem”, mungkin masih banyak lagi nama sesuai daerah masing-masing. [55]

Si Cassano merupakan camilan yang murah, praktis, bergizi berupa dadar gulung isi singkong dan sayuran lokal. Produk ini sebagai alternatif diversifikasi pangan dan program cinta produk lokal. Produk ini sebagai solusi dari berbagai permasalahan gaya hidup masyarakat yang cenderung memilih makanan cepat saji yang kurang baik untuk tubuh. Target konsumen produk Si Cassano ini adalah civitas akademika Institut Pertanian Bogor dan masyarakat luas. Produk ini dijual secara langsung dan melalui pesanan acara. [56]

Sentiling adalah salah satu jajanan Khas Semarang yang terbuat dari Singkong parut, berbentuk kotak. Sentiling juga ada yang di tusuk seperti sate. [57]

Gelonto Lombok [58] khas Lombok (Jajanan singkong seperti combro) [59]  

Opak-opak (istilah lokal “gerupuk tunu”) Lombok; Sup Ubi Petea Lombok; Sawut Singkong a.k.a Ambon Gobek [a.k.a. (also known as), istilah dalam bahasa Inggris yang artinya “juga dikenal sebagai”]. [a.k.a: singkatan dari As Known As, artinya dikenal juga atau alias] [59]

Tigapo merupakan satu dari beberapa jajanan yang ada di Lombok, atau bisa juga di sebut sebagai camilan. Tigapo bagi masyarakat suku Sasak adalah makanan yang sangat populer dan biasanya dihidangkan dengan secangkir kopi hangat atau teh, karena teksturnya yang lembut dan terdapat gula merah cair di dalamnya. Tigapo akan membuat lidah bergoyang. [60]

Balok Menes, olahan Singkong Khas Banten. Nama balok diberikan karena penganan ini menyerupai balok (kayu kubus panjang), sedangkan Menes diambil dari nama daerah tempat kue basah ini pertama dibuat, satu kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Balok menes juga biasa disebut sebagai gegetuk cioda untuk membedakannya dengan getuk yang berwarna cokelat campuran gula merah. [61]

11.2. CEMILAN dari Ubikayu (Relatif Kering atau Lembab) dari Berbagai Daerah

Cemilan dari Singkong

Berikut cemikan dari singkong khas Indonesia [63] yang enak dan mudah di buat.

1. Cenil, 2. Kue Mata Roda, 3. Klepon Singkong, 4. Singkong Keju, 5. Karupuak Balado, [62]  

1. Getuk [Getuk lindri, Getuk goreng dan Getuk trio],   2. Lemet,   3. Sawut,   4. Misro,   5 Comro, 6. Tape singkong, 7. Cimplung, 8. Gatot, 9. Tiwul, 10. Singkong goring.  

Cemilan dari Minang (Sumbar)[43]

1. Tumang (Gabelo Tumbuak), 2. Lapek Ganefo atau Lapek Ubi, 3. Cimuih atau Kacimuih, 4. Putu, 5. Godok, 6. Kue Badak (terdapat juga menyebut Badak Berendam),  7. Tapai,  8. Goreng Tapai, 9. Goreng Tongkang 10. Karupuak Sanjai, 11. Sanjai Balado, 12. Karak Kaliang [Angka Delapan atau Kili-kili], 13. Karupuak Bunta, 14. Karupuak Laweh, 15. Rubik, 16. Karupuak Cancang, 17. Karupuak Lento, 18. Karupuak Katam, 19. Kerupuk Padeh, 20.  Karupuak Kinco, 21. Karupuak Lado, 21. Karupuak Lado.  22. Dakak–dakak (Cancang). 

Karupuak Bunta.  Singkong dihancurkan sampai halus dan dicetak bulat dengan diameter lima (5) cm atau sepuluh (10) cm berbentuk bulat atau bunta (dalam bahasa lokal). Karupuak Bunta nama didaerah lain disebut Keripik atau Kerupuk.  Berikut nama-nama Karupuak Bunta, di pasar sering disebut sebagai Karupuak Kamang, Karupuak Salo, Karupuak Padang, Tarok, dan Karupuak Piladang. Terdapat lagi yaitu Karupuak Sanjai (kapelo diiris tipis lalu digoreng).  Kata-kata dibelakang kata Karupuak mengindikasikan daerah sentra produksi kerupuk tersebut diproduksi.

Dari 22 jenis makanan (cemilan) diatas, dapat mengelompokkannya atas beberapa hal, seperti: (1) waktu dan tempat makan, (2) tempat produksi, (3) tempat penjualan, dan (4) nilai ekonomis dari makanan tersebut. [44]. 

Namanya cukup unik yaitu badak berendam, nama badak berendam familiar di masyarakat melayu malaysia dan singapura. Kurang tahu sejarah hingga penganan ini dinamakan badak berendam. Di Pontianak, Kue badak berendan disebut doko-doko, ada juga yang menyebut roko-roko.

Di masayarakat indonesia badak berendam dinamakan putri mandi. Ukuran bola bola putri mandi relatif lebih kecil, hanya sebesar kelereng. Makan putri mandi pun relatif lebih gampang ketimbang makan badak berendam.

Tumbang adalah camilan tradisional olahan berbahan dasar ubi kayu khas di Minangkabau yang mengandung cukup tinggi kalori dan sumber energi yang baik. Selain kandungan gizi yang baik, camilan olahan ini dikenal memiliki cita rasa yang lezat, manis dan legit. [45] Camilan Tumang sudah jarang ditemukan, bahkan mungkin telah dilupakan. Jika mendapatkannya dipedagang keliling, maka beruntung Anda menemukan makanan langka. Kelangkaan satu dari berbagai penyebabnya adalah menjamurnya makanan luar yang datang silih berganti. Selain itu, tidak banyak juga masyarakat yang masih melestarikan makanan ini. Makanan khas Padangpariaman, Minangkabau. Panganan ini hampir mirip dengan getuk di pulau Jawa.  [65]  

Rasanya manis terbuat dari singkong yang diparut, serta dibungkus dengan daun pisang, membuat panganan tradisional yang khas ini mudah dikenali para penikmat jajanan yang satu ini. Terlebih, tanaman singkong cukup banyak ditemukan dan tumbuh subur dengan nama lain di wilayah Indonesia.

11.3. MAKANAN POKOK

Menurut sejarah, singkong mulai ditanam Sekitar 1801 dan mulai eksis menjadi bahan makanan pokok pada abad ke 20-an. Pada tahun 1914-1918 saat terjadi krisis pangan di Indonesia, singkong mulai menduduki posisi pangan pokok alternatif selain beras dan jagung. [67]

Eloi adalah makanan pokok masyarakat pedalaman di beberapa kecamatan Kabupaten Nunukan diolah dari Ubikayu (Singkong). Eloi dibuat dari tepung pati sari ubikayu atau singkong dengan cara dimasak seperti membuat lem tapioka. Di Kabupaten Nunukan ada 3 (tiga) kecamatan, masyarakat aslinya mengkonsumsi Eloi sebagai menu makanan pokok harian, yaitu Kecamatan Lumbis, Sembakung dan Sebuku. [68]

Gatot merupakan makanan tradisional asli gunung Kidul, yang biasanya dimakan dengan sayur sebagai pengganti nasi. Makanan ini menjadi makan yang sangat di favorit masyarakat Gunungkidul karena rasanya manis, lezat, dan gurih. Nama gatot diambil dari singkatan Gagal Total karena sulitnya menghasilkan panen pada atau gagal panen.  Makanan ini (gatot) di buat untuk mengantikan beras, berbahan dasar Gaplek (ketela yang dikeringkan) karena gagal panen pada waktu itu.  [69]

Rasi adalah makanan pengganti nasi disatu kampung di Jawa Barat, yakni Kampung Ciereundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi. Konon, dahulu Nenek moyang masyarakat di Cirendeu menjadikan Singkong sebagai makanan pokok sehari hari. [70] Penduduk Kampung Ciereundeu, mempunyai Beras Singkong alias Rasi [71]. Budaya warisan leluhur ini masih dijaga sejak awal abad 19 hingga sekarang. Rasi diolah dari singkong yang digiling dan dicetak menyerupai beras. Makanan pokok ini dapat dikonsumsi seperti nasi dikombinasikan dengan sayur lodeh dan ayam goreng. Enak dan sehat. Silakan  berkunjung ke Cireundeu agar bisa merasakan sensasinya.[71]

Lain lagi di Makassar, Sop Ubi Kayu. Ubi kayu atau singkong umumnya dimakan sebagai camilan. Tapi orang Makassar punya cara yang beda mengolahnya, sebagai makanan pokok. Singkong yang telah dikupas dipotong ukuran dadu. Selanjutnya direbus dengan sayuran seperti wortel dan jagung. Sop ubi ini rasanya gurih dengan kuah segar. Tabur bawang goreng, kacang goreng dan sambal menambah kesedapannya. [71]

Luwa Hakla merupakan satu dari beberapa makanan tradisional dari Sumba Barat. Makanan tradisional tersebut bahan dasarnya ubi kayu atau singkong dan terasa nikmat jika dimakan bersama sambal kepiting. Luwa Hakla adalah makanan khas masyarakat Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).  [72]

XII. FALSAFAH UBI KAYU

Apapun alasan Pak Habibie dengan sepiring singkong di ruang kerja kepresidenan adalah sebuah pelajaran yang patut dicontoh. Bukan pada soal penyajian sepiring singkongnya, tapi lebih pada rahasia filosofi perilakunya. Singkong itu melambangkan kesederhanaan, nrimo ing pandum, qona’ah, apa adanya, dan jauh dari sikap konsumerism atau gagah-gagahan semata.  Ubi cukup mudah ditemukan dan gampang/mudah ditanam. Budidaya ubi bahkan tidak butuh banyak perhatian dan tenaga. Ibarat kata, batang ubi dilemparkan sembarangan pun masih mungkin tumbuh.

Begitu pula orang yang dalam hidupnya senantiasa mempraktekkan sikap hidup sederhana dan penuh kerendah-hatian, ia tentu akan dapat diterima eksistensinya di manapun ia hidup. Filosofi tentang singkong telah mengajarkan, bahwa kesederhanaan dan kerendahhati dan diikuti dengan berbagai macam potensi diri yang memadai, akan menjadikan hidup lebih acceptable di segala ruang dan waktu. [66]

XIII. PENUTUP

Itulah kenangan selintas masa kecil. Ubikayu (Singkong) banyak manfaatnya baik Umbi, daun, maupun batangnya.  Batangnya pun jadi kayu bakar.  Malahan sampai saat ini masih ada masyarakat yang menjadikan Umbi Singkong jadi makanan Utama. Binka makanan (cemilan) cukup terkenal. Ayo mari buat makanan dari singkong, sehingga produsi singkong terserap atau meningkat.  Hentikan impor singkong (kalau ada) atau import beras.  Indonesia harus mandiri terhadap singkong dan beras.  Jadilah Indonesia mengekspor singkong dan beras, kenapa tidak, seharusnya bisa.  Insyaa Allah. Perhatikan pula filosofi singkong, sangat bermanfaat dalam kehidupan.

Terimakasi atas kunjungan Anda ke Bukik Ranah Ilmu https://lizenhs.wordpress.com/ Semoga bermanfaat, bila anda suka beri tahu temannya ya

XIV. PUSTAKA dan SUMBUR

14. 1 Pustaka

Amran, Rusli. (1985) “SUMATRA BARAT PLAKAT PANJANG”. Cetakan pertama Penerbit Sinar Harapan. Dicetak PT Sinar Agape Press.  Jakarta.

Ening Ariningsih (2016) PENINGKATAN PRODUKSI UBI KAYU BERBASIS KAWASAN  DI PROVINSI JAWA BARAT DAN SULAWESI SELATAN.  Terbit:  8 Desember 2016.  Analisis Kebijakan Pertanian, Vol. 14 No. 2, Desember 2016: 125-148

Siswati Leni, Sintho Wahyuning Ardie dan Nurul Khumaida (2019). Pertumbuhan dan Perkembangan Ubi Kayu Genotipe Lokal Manggu pada Panjang Setek Batang yang Berbeda J. Agron. Indonesia, Desember 2019, 47(3):262-267 DOI: https://dx.doi.org/10.24831/jai.v47i3.26610 ISSN 2085-2916 e-ISSN 2337-3652

Tjokroadikoesoemo, P. Soebijanto (1986). “HFS dan Industri Ubi kayu lainnya”.  GM 86.021 Cetakan Pertma.  PT Gramedia. Jakarta.

TINJAUAN PUSTAKA Botani Tanaman Ubi Kayu – USU …repository.usu.ac.id › bitstream. http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/63743/Chapter%20II

Syahrizal, Muarofah, Ghofur Fakhrurrozi.(2013) PEMANFAATAN DAUN SINGKONG (Manihot utilissima) TUA SEBAGAI PAKAN IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy. Lac).   Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol.13 No.4 Tahun 2013. https://media.neliti.com/media/publications/225613-pemanfaatan-daun-singkong-manihot-utilis-dfc1d253.pdf

Asyik Nur Allifah AF, Muhammad Rijal (2018). “Lama Penyimpanan Stek Terhadap Pertumbuhan Tanaman Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz)”. Program Studi Pendidikan Biologi IAIN Ambon, Jurnal Biology Science & Education 2018 Asyik N. A. BIOLOGI SEL (vol 7 no 2 edisi jun-des 2018 issn 2252-858x/e-ISSN 2541-1225) Page 118 – 126. [jurnal.iainambon.ac.id › index.php›]

Zulhaedar, Fitria dan Moh. Nazam. (2016) “Karakteristik Lahan dan Potensi Pengembangan Ubi Kayu di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat”.   Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Barat. https://docplayer.info/49302449-

Karakteristik-lahan-dan-potensi-pengembangan-ubi-kayu-di-lombok-utara-nusa-tenggara-barat.html

http://www.tipscaramanfaat.com/manfaat-ketela-pohon-1.html

Asal Nama Tanaman Ubi kayu https://andre4088.blogspot.com/2012/02/asal-nama-tanaman-ubi-kayu.html

Anekan Olahan Ubi Singkong http://pangannusantara.bkp.pertanian.go.id/?show=page&act=view&id=13&title=Ubi%20Kayu%20(Singkong)

http://www.justtryandtaste.com/2012/07/bingka-ubi-kayu-yang-tradisional-tak.html

Badak Berendam http://cetakankue.blogspot.com/2013/03/badak-berendam.html

14.2. Sumber

[1]http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/63743/Chapter%20II  

[2] https://www.coursehero.com/file/p3m5r4uk/Bentuk-batang-bulat-kecil-beruas-ruas-seperti-bambu-Batang-yang-masih-muda/

[3] http://www.tipscaramanfaat.com/manfaat-ketela-pohon-1.html

[4] https://www.getuksingkong.com/history.php

[5] https://andre4088.blogspot.com/2012/02/asal-nama-tanaman-ubi-kayu.html

[6] https://groups.yahoo.com/neo/groups/rantaunet/conversations/messages/76921  

[7] https://jambi.tribunnews.com/2011/04/02/singkong-thai-rasanya-gurih.

[8] https://id.wikipedia.org/wiki/Ketela_pohon

[9] https://id.wikipedia.org/wiki/Ubi_nuabosi

[10] https://www.mongabay.co.id/2016/11/25/apa-sebab-petani-ende-malah-enggan-menanam-ubi-nuabosi-yang-rasanya-terkenal-lezat-ini/  

[11] https://hortikultura.sariagri.id/57166/singkong-sumber-pangan-lokal-yang-bergizi-tinggi

[12] http://minanglamo.blogspot.co.id/search/label/padang

[13] https://www.kompasiana.com/mahanivesa/551f66b98133112f019df669/filsafat-singkong

[14] https://ngsuyasa.wordpress.com/2014/03/02/mengenal-tanaman-ubi-kayu-dan-teknologi-pembuatan-bbn-bioetanol/

[15] http://manfaatnyasehat.blogspot.com/2013/07/manfaat-singkong-dan-daun-singkong.html

[16] https://docplayer.info/49302449-Karakteristik-lahan-dan-potensi-pengembangan-ubi-kayu-di-lombok-utara-nusa-tenggara-barat.html

[17] https://www.gooddoctor.co.id/hidup-sehat/nutrisi/manfaat-singkong-untuk-kesehatan/

[18] https://id.wikipedia.org/wiki/Gluten 

[19]https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-daun-singkong/#gref.

[20] https://cantik.tempo.co/read/1266904/pelengkap-nasi-padang-daun-singkong-punya-6-manfaat-kesehatan/full&view=ok

[22] https://www.kompas.com/food/read/2020/10/21/070700775/resep-gulai-daun-singkong-khas-padang-bisa-untuk-menu-sarapan   

[23] https://afandriadya.com/2017/02/27/melacak-restoran-padang-di-mancanegara/ 

[24] https://cookpad.com/id/cari/daun%20singkong%20rebus%20ala%20padang    

[25] http://indonesianfood21.blogspot.com/2015/08/sayur-bobor.html   

[26] https://katalogkuliner.com/2016/01/resep-daun-singkong-tumbuk-khas-batak-medan.html  

[27] https://cookpad.com/id/resep/251928-gulai-silalat-daun-singkongubi-tumbuk

[28] https://www.borneonews.co.id/berita/87016-kalumpe-makanan-khas-dayak-berbahan-dasar-daun-singkong

[29] https://ngsuyasa.wordpress.com/2014/03/02/mengenal-tanaman-ubi-kayu-dan-teknologi-pembuatan-bbn-bioetanol/

[30] https://www.kompasiana.com/mahanivesa/551f66b98133112f019df669/filsafat-singkong   

[31] https://posmetropadang.co.id/tumbang-olahan-singkong-khas-minangkabau-yang-asing-bagi-milenial/   

[32] https://www.genpi.co/travel/25582/lemet-singkong-si-manis-teman-ngopi-yang-mudah-untuk-dibuat-yuk

[33] https://id.wikipedia.org/wiki/Daun_ubi_tumbuk

[34] https://andre4088.blogspot.com/2012/02/klasifikasi-ubi-kayu.html.    

[35] https://www.alodokter.com/keracunan-sianida

[36] http://pangannusantara.bkp.pertanian.go.id/?show=page&act=view&id=1  

[37] https://ngsuyasa.wordpress.com/2014/03/02/mengenal-tanaman-ubi-kayu-dan-teknologi-pembuatan-bbn-bioetanol

[38] https://andre4088.blogspot.com/2012/02/klasifikasi-ubi-kayu.html

[39] https://www.tagar.id/godok-singkong-makanan-yang-doyan-petani-aceh    

[40] https://www.resepmasakankreatif.com/aneka-kuAe-dari-singkong/resep-kue-bingka-singkong.html

[41] https://cookpad.com/id/resep/298111-adee-meureudu-bingkang-singkong-aceh

[42] https://id.wikipedia.org/wiki/Bingka

[43] https://parintangrintang.wordpress.com/2014/12/01/tidak-perlu-gubernur-bupati-dan-walikota-di-sumatera-barat-sajikan-singkong/

[44] https://www.liputan6.com/regional/read/3799960/3-olahan-singkong-fantastis-di-sumatera-barat

[45] https://posmetropadang.co.id/tumbang-olahan-singkong-khas-minangkabau-yang-asing-bagi-milenial

[46] https://indonesia.go.id/ragam/kuliner/ekonomi/labar-kuliner-alternatif-keluarga-simalungun

[47] https://jambi.tribunnews.com/2011/04/02/singkong-thai-rasanya-gurih.

[48] http://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/infotek/17009/

[49] https://mmc.kalteng.go.id/berita/read/649/coba-resep-kuliner-coto-manggala-khas-pangkalan-bun

[50] https://budaya-indonesia.org/Songkolo-Bandang

[51] https://www.suarakonsumen.co/konten/1398/songkolo-bandang-kuliner-kenangan-khas-makassar

[52] https://budaya-indonesia.org/Songkolo-Bandang

[53] https://www.taugitu.com/2015/06/janda-banyak-diburu-masyarakat.html

[54] https://www.kompasiana.com/aremangadas/5f217eb5097f3673c70f5982/membuat-jemblem-dan-getuk-kepel-jajan-tradisional-dari-singkong

[55] https://lestariweb.com/Indonesia/Jemblem.php

[56] https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/73068

[57] https://id.tastemade.com/videos/kue-sentiling-singkong

[58] https://cookpad.com/id/resep/11245180-gelonto-lombok?

[59] https://cookpad.com/id/cari/umbi%20umbian%20dari%20lombok

[60] https://budaya-indonesia.org/Tigapo-Lombok-Nusa-Tenggara-Barat

[61] https://uun-halimah.blogspot.com/2018/05/balok-menes-olahan-singkong-khas-banten.html

[62] https://www.merdeka.com/jabar/12-makanan-dari-singkong-khas-indonesia-enak-dan-mudah-dibuat-kln.html?page=all

[63] https://www.tokopedia.com/blog/travel-oleh-oleh-khas-padang-terbaik/    

[64] http://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/infotek/17009/

[65] https://posmetropadang.co.id/tumbang-olahan-singkong-khas-minangkabau-yang-asing-bagi-milenial/

[66] https://www.kompasiana.com/mahanivesa/551f66b98133112f019df669/filsafat-singkong

[67] http://pangannusantara.bkp.pertanian.go.id/?show=page&act=view&id=1

[68]https://www.kompasiana.com/ir.h.diankusumanto/55174d63813311d1669de431/eloi-makanan-pokok-dari-singkong-masyarakat-pedalaman-kabupaten-nunukan-kalimantan-timur

[69] https://id.wikipedia.org/wiki/Gatot

[70] https://www.genpi.co/berita/3693/singkong-makanan-pokok-pengganti-nasi-di-kampung-cirendeu

[71] https://linisehat.com/5-makanan-pokok-selain-nasi-yang-mungkin-belum-kamu-tau/

[72] https://www.kompas.com/food/read/2020/10/30/150700075/cara-bikin-luwa-hakla-makanan-khas-sumba-barat-berbahan-singkong-?page=all


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: