Posted by: lizenhs | May 17, 2020

SADAR dan KESADARAN MUTU

SADAR dan KESADARAN MUTU

Oleh : Haslizen Hoesin

Kata Pengantar

Para pembaca Bukik Ranah ilmu semoga sehat wal ‘afiat.  Apakah Anda pengusaha? atau bukan atau pemakai, yaa…a tak masalah.  Apakah [Ibu/bapak, Paman, kakak atau adik] Anda (pembaca) adalah pengusaha, pebisnis. Pahamilah kesadaran mutu (yaitu sadar/kesadaran mutu), bila bukan pengusaha, ya… sebagai tambahan pengetahuan saja.  Bila Anda pelajar, siswa, atau mahasiswa, semoga setelah membaca tulisan ini Anda menyadari penting memahani/mengetahui tentang Sadar dan Kesadara Mutu, demikian juga bila Anda pembeli/pemakai (konsumen) bertambah pengetahuan anda tentang mutu produk. Bahkan anda orang yang cinta mutu atau peduli mutu.

Ya… aaa, para pengunjung (pembaca) tentu setelah membaca tulisan ini (SADAR dan KESADARAN MUTU), apakah Anda seorang Ibu-ibu, Bapak-bapak, Para Remaja, Murid, Pelajar, Siswa, Mahasiswa. Pengetahuan Anda akan bertambah dan menyadari perlu memahami Mutu, Sadar Mutu atau Kesadaran Mutu, sehingga produk yang Anda beli [makan/pakaian] bermutu.  Bila Anda pengusaha (produsen), produk yang Anda buat/jual harus bermutu, bila produk Anda tidak bermutu akan ditinggalkan pelanggan/pembeli. Artinya pembeli/pelanggan akan beralih ke merek lain produk yang sejenis.  Pahamilah dan sadarlah bahwa usaha yang diperjual-belikan produk bermutu, usaha Anda menjadikan langgeng. [ menurut KBBI: langgeng /lang•geng/ a kekal; abadi].

Selamat melanjutkan membaca dan memahami tulisan ini,   semoga Anda “paham/tahu”, apa itu Sadar dan Kesadaran Mutu. Kalua begitu, apakah mutu atau bermutu itu? Sebagai bacaan awal, baca APAKAH MUTU dan BERMUTU ITU?  https://lizenhs.wordpress.com/2011/05/07/apakah-mutu-dan-bermutu-itu/

Para pembaca, tulisan “Kesadaran Mutu” bahannya tulisan diambil dari Makalah  “Pelatihan Production Management” tahun 1995.  Tulisan tersebut ambo/saya temukan di kumpulan tulisan-tulisan. Setelah dibaca (kembali), baik juga diketahui/dibaca pembaca Bukik Ranah Ilmu https://lizenhs.wordpress.com/ (selain peserta pelatihan). Diketik ulang dan diedit, ambo tampilkan Semoga bermanfaat.

I. PENDAHULUAN

Sadar atau Kesadaran secara ringkas bermakna memahami (paham), mengetahui (tahu) tentang seuatu.  Dengan demikian seorang yang Sadar atau memiliki Kesadaran adalah orang mengetahui/memahami tentang sesuatu itu, pada paparan ini tahu/paham tentang Mutu. Maksudnya, bila anda memahani Mutu anda paham dan tahu tentang  Konsep mutu; Peduli Mutu; Keuntungan Bermutu; Pengendalian mutu; Data, Peta Kendali dan Diagram; Sistem Manajemen; Manajemen Mutu.  Setelah mengetahui dan paham, mudah-mudahan akan timbul rasa Sadar dan Kesadaran Bermutu diikuti dengan Peduli (mutu). Penjelasan lebih lanjut tentang Sadar dan Kesadaran Mutu, baca pada alinia dibawah, judul:  III. SADAR, KESADARAN, PEDULI dan KEUNTUNGAN BERMUTU.

II. Pengusaha, Wirausaha, Bisnis, Pebinis dan UMKM

Para pembaca.  Sadar Mutu, Kesadaran Mutu dan Peduli Mutu sangat terkait/berkait atau berhubungan dengan Konsumen [Konsumen Antara dan Konsumen (akhir)], Pengusaha, Wirausaha, Bisnis dan UMKM.

2.1. Konsumen, Konsumen Antara dan Konsumen Akhir

Apa itu Konsumen? Yaitu semua pihak yang memakai/menggunakan suatu barang atau jasa yang di produksi oleh produsen. Barang atau jasa tersebut digunakan baik untuk kepentingan pribadi maupun orang lain, tanpa menjual kembali barang atau jasa tersebut. Konsumen (masyarakat) adalah setiap pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.

Konsumen Antara adalah konsumen yang menggunakan suatu produk sebagai bagian dari proses produksi suatu produk lainnya.

Konsumen Akhir adalah pengguna atau pemanfaat akhir dari suatu produk. Atau  Konsumen Akhir adalah pembeli yang mengkonsumsi secara langsung barang tersebut dan tidak digunakan atau dimanfaatkan untuk kegiatan produksi atau perdagangan.

2.2. Pengusaha, Wirausah dan Bisnis

Pengusaha dan Wirausaha berbeda, Pengusaha adalah orang yang menjalankan sebuah bisnis seperti aktivitas jual-beli, termasuk produksi barang dan lain sebagainya. Wirausaha adalah kegiatan usaha atau bisnis mandiri di mana segala sumber daya dan upaya dibebankan kepada pelaku (disebut sebagai wirausahawan) dalam mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, maupun menyusun suatu operasinya dan memasarkan serta mengatur permodalannya.

Wirausahawan (bahasa Inggris: entrepreneur) adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

Demikian juga Bisnis dan Pebisnis berbeda. Bisnis adalah usaha menjual barang atau jasa yang dilakukan oleh perorangan, sekelompok orang atau organisasi kepada konsumen (masyarakat) dengan tujuan utamanya adalah memperoleh keuntungan/laba (profit).

Pebisnis adalah pembeli barang dan jasa, diproses lebih lanjut atau digunakan dalam proses produksi perusahaan. Seorang pebisni dapat menjalankan usaha tanpa pusing memikirkan orisinalitas bisnis. Yang bersangkutan bisa saja masuk ke dunia bisnis yang telah mapan seperti jual beli atau franchise. Ia akan merasa bebas memilih ide bisnis mana yang hendak digarap tanpa perlu memikirkan apakah itu ide orisinilnya atau meminjam ide orang lain. Hal ini berbeda dengan seorang pengusaha, yang notabene inventor dan kreator pertama produk tertentu. Seorang pengusaha menginvestasikan waktu, tenaga dan uang untuk realiasi idenya tersebut. Ide seorang pengusaha selalu orisinil, apapun bidang usaha yang dia garap.

2.3. StartUp dan UMKM

StartUp adalah cara baru dalam berusaha di era modern.  Startup merupakan perusahaan baru yang sedang dikembangkan atau belum lama beroperasi atau biasa disebut sebagai perusahaan rintisan.

UMKM singkatan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Dibentuk oleh perseorangan ataupun kelompok untuk memproduksi atau menjual produk.

StartUp dan UMKM dimulai dari hobi. StartUp dan UMKM dibuat berdasarkan minat para pendirinya. Seringkali cuma modal “dengkul” saja pun mereka jalani. Modal dengkul adalah modal yang tidak berupa uang atau harta, tetapi hanya berupa perkataan atau tenaga.

Dari paparan diatas [2.1, 2.2 dan 2.3.] Dimana posisi anda yaaa?? Dimanapun tidak masalah, yang penting adalah anda memiliki KESADARAN MUTU dan PEDULI MUTU. Tentu diikuti dengan CINTA MUTU.

III. SADAR, KESADARAN, PEDULI dan KEUNTUNGAN BERMUTU

Agar lebih paham apa itu sadar dan kesadaran mutu, Peduli Mutu dan Keuntungan Bermutu. Penjelasannya pada (3.1, 3.2, 3.3 dan 3.4).

3.1. Sadar dan Kesadaran Mutu

Kesadaran mutu terdiri dari dua kata yaitu Kesadaran dan MutuKesadaran kata dasarnya adalah sadar.  Apakah sadar itu ? Sadar artinya merasa, tau (tahu) atau ingat kepada keadaan yang sebenarnya, keadaan ingat akan dirinya, ingat kembali (dari pingsannya), siuman. https://id.wikipedia.org/wiki/Kesadaran.

Menurut KBBI sadar1/sa•dar/ 1 a insaf; merasa; tahu dan mengerti: Kita harus — bahwa hidup ini penuh perjuangan KBBI https://kbbi.web.id/sadar

Sadar di beri awalan ke dan akhiran an, menjadi Kesadaran. Kesadaran adalah kesadaran akan perbuatan.  Kesadaran sebagai keadaan sadar, bukan merupakan keadaan yang pasif melainkan suatu proses aktif, terdiri dari dua hal hakiki; diferensiasi dan integrasi.

Menurut KBBI [diferensiasi/di•fe•ren•si•a•si/ /diferénsiasi/ n 1 proses, cara, perbuatan membedakan; pembedaan; 2 perkembangan tunggal, kebanyakan dari sederhana ke rumit, dari homogen ke heterogen. integrasi/in•teg•ra•si/ n pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat]

Secara kronologis perkembangan kesadaran manusia berlangsung pada tiga tahap; sensansi (pengindraan), perseptual (pemahaman) dan konseptual (pengertian). https://id.wikipedia.org/wiki/Kesadaran

Menurut wikipediaAwareness is the state or ability to perceive, to feel, or to be conscious of events, objects, or sensory patterns. In this level of consciousness, sense data can be confirmed by an observer without necessarily implying understanding. More broadly, it is the state or quality of being aware of something. In biological psychology, awareness is defined as a human’s or an animal’s perception and cognitive reaction to a condition or even.

Bila dialihkan ke bahasa Indonesia. Kesadaran adalah keadaan atau kemampuan untuk memahami, merasakan, atau menjadi sadar akan peristiwa, objek, atau pola indera. Dalam tingkat kesadaran ini, data indera dapat dikonfirmasi oleh pengamat,tanpa harus menyiratkan pemahaman. Lebih luas lagi, itu adalah keadaan atau mutu kesadaran akan sesuatu. Dalam psikologi biologis, kesadaran didefinisikan sebagai persepsi manusia, binatang dan reaksi kognitif terhadap suatu kondisi atau peristiwa. [dikonfirmasi (penegasan, pengesahan, pembenaran)]

3.2. Peduli Mutu

Apakan peduli? Menurut KBBI peduli/pe•du•li/v mengindahkan; memperhatikan; menghiraukan. https://kbbi.web.id/peduli

Dalam penerapan ISO 9001:2008, tahap tertinggi dari bukti penerapan adalah terdapat/ada “kepedulian” dari semua level organisasi. Kalau mengenal mutu, maka anda memiliki “kepedulian” akan mutu seharusnya akan muncul “cinta” kepada mutu. Sebagai pengetahuan awal, agar peduli dan cinta terhadap mutu, Baca APAKAH MUTU dan BERMUTU ITU?  https://lizenhs.wordpress.com/2011/05/07/apakah-mutu-dan-bermutu-itu/ dan Mutu Produk: HALAL dan ASUH https://lizenhs.wordpress.com/2011/05/07/mutu-produk-halal-dan-asuh/

Bila Anda pengusaha makanan (membuat makanan) menjual atau pembeli ikuti ketentuan dan mengerti/tahu dan mengerti Produk Halal. Apakah itu Halal?  Baca  MAKANAN dan MINUMAN HALAL, SEHAT DAN MENYEHATKAN  https://lizenhs.wordpress.com/2019/01/08/makanan-dan-minuman-halal-sehat-dan-menyehatkan/#more-4237 Dari ketiga judul tersebut Anda akan mengetahui dan paham tentang ”MUTU”, itu baru sebagai pengetahuan awal.  Dengan pengetahuan awal yang anda miliki mudah-mudahan akan timbul/muncul dan tumbuh Cinta akan Mutu pada diri Anda.  Apa lagi bila anda lebih mendalami atau memiliki pengetahuan tentang mutu yang luas.

Kalau Anda sudah memilik cinta mutu dan peduli mutu.  Apa bukti anda peduli mutu?  Buktinya adalah anda sadar bahwa bila tejadi ketidaksesuaian mutu terhadap  standar mutu. Kesadaran/sadar itu terlihat dari tindakan yang anda lakukan baik sebagai konsumen maupun pengusaha, sebagaimana berikut ini:

  1. Para pembeli/konsumen sadar bahwa mutu produk akan memberikan efek baik atau buruk, apakah terhadap kesehatan maupun tentang produk itu sendiri (daya tahan).
  2. Sadar tidak mengirim barang yang tidak bermutu ke pelanggan, karena efeknya akan merugikan diri (usaha) sendiri.
  3. Sadar bahwa reject (pada proses) menyebabkan  pembengkakan biaya operasional perusahaan. [Apa itu Cacat (reject). Cacat (reject) adalah produk tidak bisa dipakai, atau pengertian lain terdapat kekurangan yang menyebabkan nilai atau mutu produk tersebut kurang sempurna (kurang baik atau buruk).]
  4. Sadar bahwa apa yang didapat sekarang adalah hasil dari “pelanggan” (yang setia membeli produk dan jasa Anda) bukan Konsumen (hanya membeli saat melihat saja tanpa rencana disebut impulse buying).
  5. Sadar kalau tidak melakukan perbaikan mutu, pelanggan pindah ke kompetitor dan kopetitor akan menggilas Anda.
  6. Sadar bahwa team work merupakan jalan terbaik dalam mengerjakan pekerjaan, baik yang lama maupun yang baru di perusahaan. dll.

3.3. Keuntungan Produk Bermutu

Terdapat 2 (dua) keuntungan yang diperoleh/dimiliki usahawan dengan menghasilkan produk [barang dan/atau pelayanan] bermutu. Yaitu: Peningkatan pangsa Pasar (Market Gain) dan Penghematan Biaya (Cost Saving). Apa maksudnya

Peningkatan pangsa Pasar (Market Gain).  Mutu produk atau pelayanan yang baik akan meningkatkan pangsa pasar karena produk (barang maupun jasa) makin dikenal sehingga  permintaan dan keuntungan meningkat. Sebuah kitchen/wardrobe (lemari pakaian) yang bagus desainnya sekaligus tahan lama akan makin banyak dikenal dan dicari orang. Demikian juga rumah sakit atau bank yang memberikan pelayanan bermutu (baik) kepada pasien atau nasabah akan makin banyak mendatangi.

Penghematan Biaya (Cost Saving). Mutu produk yang meningkat akan menurunkan biaya produksi atau service. Hal ini terlihat dari cacat produk menurun, ini akan berakibat kepada pekerjaan ulang (rework) berkurang bahkan tidak ada.  Pekerjaan ulang membutuhkan tambahan biaya bahan (material), biaya tenaga kerja, biaya energi (listrik), dll. Tambahan biaya akan mengurangi keuntungan (perusahaan). Dari kedua butir/point (keuntungan) tersebut anda akan paham arti produk bermutu dan disadari keadaan tersebut.

3.4. Peduli dan Cinta

Dari paparan diatas (sebagai alinea penutup untuk 3.1, 3.2 dan 3.3), jelaslah bahwa Sadar atau Kesadaran adalah keadaan atau kemampuan untuk memahami, mengetahui, merasakan, insyaf atau menjadi sadar akan peristiwa, objek atau pola indera.

Pada bahasan diatas penekanannya adalah pada memahami, mengetahui, merasakan, insyaf dan menjadi sadar akan Mutu. Dalam tingkat kesadaran tersebut, data indera dapat dikonfirmasi oleh pengamatan, menyiratkan pemahaman dan berlanjut dengan cinta mutu. Kalau cinta sudah sudah tertanam dalam diri, akan timbul peduli, yaitu peduli mutu dalam diri.

Apa bukti peduli mutu? Bukti peduli adalah bila saat anda sadar bahwa telah terjadi ketidaksesuaian terhadap standar (baku) mutu (produk tidak bermutu), artinya berakibat pada keuntungan (bagi pengusaha).  Dari memahami keuntungan produk bermutu, Anda menemukan/memperoleh 2 (dua) atau lebih keuntungan, yaitu tentang menghasilkan/memproduksi produk [barang atau pelayanan] yang bermutu. Akan menyebabkan: Peningkatan pangsa Pasar (Market Gain) dan Penghematan Biaya (Cost Saving).

IV. SISTEM MANAJEMEN (MANAGEMENT SYSTEMS ISO)

4.1. Management Systems

Sistem (System). Apa itu sistem? Sistem adalah sekelompok komponen dan elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mencapai tujuan tertentu. Atau sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Managemen (Manajement). Secara “etimologis”, manajemen merupakan seni untuk melaksanakan dan mengatur……   Secara umum, pengertian manajemen adalah suatu seni dan ilmu pengorganisasian, seperti menyusun perencanaan, membangun organisasi dan pengorganisasian, pergerakan, serta pengendalian atau pengawasan. ……

Berikut apa yang dimaksud Management Systems pada tulisan ini, yaitu Management Systems ISO 9001:2008. Management Systems ISO 9001:2008 adalah prosedur terdokumentasi dan praktek–praktek standar untuk Sistem Manajemen, bertujuan  menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk (barang atau jasa) terhadap kebutuhan atau persyaratan tertentu, dimana kebutuhan atau persyaratan tertentu tersebut, ditentukan atau dispesifikasikan oleh pelanggan dan organisasi. Mengenai manajemen yaitu Manajemen Mutu baca MANAJEMEN MUTU TERPADU (Total Quality Management) https://lizenhs.wordpress.com/2011/05/08/manajemen-mutu-terpadu-total-quality-management/. dan Mengenai Sistem yaitu Sistem Mutu baca SISTEM MUTU https://lizenhs.wordpress.com/2011/05/11/sistem-mutu/

4.2. Manfaat Penarapan ISO 9001: 2008

Sebelum manfaatkan Penerapan ISO pada perusahaan. Timbul pertanyaan apakah ISO. ISO adalah Standardisasi Internasional (International Organization for Standardization) dan disingkat ISO. ISO adalah Badan Penetap Standar Internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari Badan Standardisasi Nasional setiap negara. Lembaga ISO Didirikan pada 23 Februari 1947. Lembaga ISO menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia.

4.2.1. Manfaat dan keuntungan ISO 9001: 2008

Sebelas manfaat dan keuntungan yang akan diraih sebuah organisasi/perusahaan menerapkan ISO 9001: 2008, yaitu:

  • Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan,
  • Jaminan Kualitas Produk dan Proses,
  • Meningkatkan Produktivitas perusahaan & “market gain”,
  • Meningkatkan motivasi, moral & kinerja karyawan,
  • Sebagai alat analisa siapa dan bagaimana menghadapi kompetisi pasar,
  • Meningkatkan hubungan saling menguntungkan dengan pemasok,
  • Meningkatkan cost efficiency & keamanan produk,
  • Meningkatkan komunikasi internal dari organisasi/perusahaan,
  • Meningkatkan image positif perusahaan dari kompetiter demikian juga pasar,
  • Sistem terdokumentasi, rapi,
  • Media untuk Pelatihan dan Pendidikan. https://strategibisnisdanisoseries.wordpress.com/2013/01/29/sekilas-tentang-iso-2009-2008/

4.2.2. MANFAAT ISO 9001

Tujuh (7) manfaat ISO 9001 yaitu:

  • Kepuasan pelanggan – dengan penyampaian produk secara konsisten dalam memenuhi persyaratan-persyaratan pelangga.
  • Mengurangi biaya operasional – dengan peningkatan berkesinambungan pada proses-proses dan hasil dari efisiensi operasiona.
  • Peningkatan hubungan pada pemegang kepentingan – termasuk para staf, pelanggan dan pemasok
  • Persyaratan kepatuhan hukum–dengan pemahaman bagaimana persyaratan suatu peraturan dan perundang-undangan tersebut mempunyai pengaruh tertentu pada suatu organisasi dan para pelanggan anda.
  • Peningkatan terhadap pengendalian manajemen resiko–dengan konsistensi secara terus-menerus dan adanya mampu telusur suatu produk dan pelayana.
  • Tercapainya kepercayaan masyarakat terhadap bisnis yang dijalankan–dibuktikan dengan adanya verifikasi pihak ketiga yang independen pada standar yang diakui.
  • Kemampuan untuk mendapatkan lebih banyak bisnis – khususnya pemenuhan spesifikasi-spesifikasi pengadaan yang membutuhkan sertifikasi sebagai suatu persyaratan untuk melakukan suplai barang dan jasa. https://www.safetyshoe.com/tag/pengertian-standar-iso/

4.3. Perbaikan-perbaikan Sepanjang Waktu [Maintenance-Improvement All the Time]

ISO 9001: 2008 berisi standard/elemen yang memungkinkan organisasi/industri dalam melakukan perbaikan yang berkesinambungan (Continual Improvement) yang mana semuanya harus di sesuikan dengan culture, relationship dalam tubuh organisasi, sehingga sistim yang ada akan selalu ter-update dengan kondisi perusahaan dan tuntutan pada era tersebut. Terdapat beberapa hal yang memungkinkan dilakukan Maintenance-Improvement All the Time [Perbaikan-perbaikan Sepanjang Waktu] dalam hal ini, yaitu:

  1. Proses yang terkait dengan pelangan,
  2. Sistem Kepemimpinan/Leadership,
  3. Manajemen sumber daya,
  4. Perbaikan dan peningkatan proses,
  5. Sistem manajemen,
  6. Pengambilan keputusan yang Factual,
  7. Transportasi/pengangkutan,
  8. Peningkatan mutu produk yang di hasilkan,
  9. Strategy marketing.  https://strategibisnisdanisoseries.wordpress.com/2013/01/29/sekilas-tentang-iso-2009-2008/

V. Kepentingan Persyaratan Mutu, Konsep Mutu dan Pengendalian Mutu, Peta Kendali dan Diagram

5.1. Kepentingan Persyaratan Mutu

Mutu berarti estetika, ketahanan, penampilan, dapat diandalkan, rupa dan pelayanan purnajual.

Apa purnajual itu?  Menurut KBBI purnajual/pur•na•ju•al/a. pelayanan penjualan lebih lanjut setelah transaksi, termasuk pemberian garansi; pascajual.

[Layanan purnajual adalah jasa yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumennya setelah transaksi penjualan dilakukan, sebagai jaminan mutu untuk produk yang ditawarkannya. Layanan purnajual tidak terbatas hanya pada produk konkret, produk abstrak seperti pendidikan.  Para produsen (Perguruan Tinggi/Universitas) kadang-kadang memiliki layanan purnajual: mahasiswa dijanjikan mendapatkan pekerjaan setelah lulus dengan berbagai macam saluran untuk mencari/mendapatkan pekerjaan (yang disediakan). https://id.wikipedia.org/wiki/Layanan_purna_jual]

Arti lain dari Mutu sebagai sifat/karakteristik yang diinginkan, sedangkan Pengendalaian Mutu diartikan sebagai “penjagaan” mencakup perencanaan, pengukuran dan kesesuaian terhadap perencanaan.  Pada pengendalian mutu, mutu atau sifat yang diinginkan seyogianya (sepatutnya; semestinya) dimengerti sebagai yang terbaik untuk kepentingan pemakai.  Terutama  mengingatkan kegunaan ssungguhnya serta harga yang harus dibayar pemakai.  [Seyogianya (sepatutnya; selayaknya; semestinya)].

Dengan demikian mutu adalah nilai (uang) atau mutu, sesuai dengan kegunaannya atau mutu adalah fungsi dari motivasi dan kemahiran.

Bila penekanannya kepada “pelanggan”, maka Kepentingan Persyaratan Mutu adalah mengenai mencapai, persyaratan yang disetujui.

Mencapai: Menyatakan motivasi dan kesanggupan, bukan hanya untuk “memenuhi” atau “menepati”.

Persyaratan: Kehendak yang sebenarnya dan apa yang diharapkan.

Disetujui:  Mengkibatkan penelitan, perbincangan untuk menjelaskan kehendak. Penjelasan perslisihan, perundingan dalam merumuskan persyaratan kehendak.

5.2. Konsep Mutu

Bila berbicara mengenai konsep mutu, maka dapat dibedakan konsep mutu tradisional dan konsep mutu modern secara terperinci, sebagai berikut:

KONSEP MUTU TRADISIONAL

TUJUAN:  Pemastian barang, kerusakan atau tidak sesuai.

KETERLIBATAN: Inspektor.  Personil pengendalian Mutu.

CARA: Pengujian dan Pemerisaan.

KONSEP MUTU MODERN

TUJUAN:  Mencegah kegagalan.

KETERLIBATAN: Keseluruhan Organisasi.

CARA: Program dan Sistem.

Mengenai/tentang mutu, Apakah Mutu?? lebih lengkap baca pada APAKAH MUTU dan BERMUTU ITU?  https://lizenhs.wordpress.com/2011/05/07/apakah-mutu-dan-bermutu-itu/

Berkenaan dengan mutu juga memberikan pengartian:  Mutu, Proses dan Pelanggan.

Mutu: Meliputi barang dan jasa.

Proses: Meliputi proses produksi dan proses perniagaan.

Pelanggan:  Meliputi pelanggan internal dan pelanggan eksternal.

Berikut Konsep Mutu adalah “Coba buat dengan benar pertama kali…. dan seterusnya buat dengan benar tiap kali”.  Artinya meliputi PDCA [Plan (Perencanaan); Do (Pelaksanaan); Cheek (Periksa) dan Action (Tindakan).

Plan (Perencanaan):  Tentukan sasaran dan tujuan.  Tentukan cara untuk mencapai sasaran.

Do (Pelaksanaan): Perkenalkan dalam Latihan & Pendidikan.  Lakukan Kerja.

Cheek (Periksa): Periksa Pelaksanaannya.

Action (Tindakan): Mengambil tindakan untuk perbaikan.

Mengenai PDCA selanjutnya baca pada MANAJEMEN MUTU TERPADU (Total Quality Management). https://lizenhs.wordpress.com/2011/05/08/manajemen-mutu-terpadu-total-quality-management/

Dalam pengendalian mutu diperlukan keterlibatan tenaga kerja.

Ciri-ciri tenaga kerja yang mendukung adalah: (1). Kesadaran, (2). Keterlibatan.  (3). Bertanggungjawab.

Untuk mencapai mutu yang menyeluruh [Mutu Menyeluruh] faktor-faktornya adalah Sistem, Manusia dan Manajemen.

Sistem: (1). Kerangka kerja (Frame work). (2). Konsisten. (3). Spesifikasi/stAndar.

Manusia:  (1). Kesadaran.  (2). Keterlibatan.  (3).  Komitmen.  (4). Bertanggungjawab.

Manajemen: (1). Tentukan Kebijakan Mutu. (2). Tentukan Rencana Tindakan. (3). Ambil bagian secara fisik. (4). Pengawasan Kemajuan.

5.3. Pengendalian Mutu

Dalam Pengendalian Mutu terdapat 3 (tiga) hal yang harus diperhatikan, yaitu:

(1).Teknik dan kegiatan. (2). Mengawasi Proses.  (3). Menghindari hasil yang tidak memuaskan.

Pengendalian mutu memberikan “Jaminan Mutu” yaitu:

(1). Kegiatan yang sistematik dan direncanakan. (2). Memberikan keyakinan yang memadai. (3). Memenuhi Persyaratan.

Menurut KBBI sistematik [sis•te•ma•tik] Kata Nomina (kata benda), susunan; aturan

5.4. Data dan Peta Kendali,

Pendukung kegiatan pengendalian mutu adalah Data dan Peta kendali

5.4.1. Data                                                          

Dari paparan diatas dalam pengendalian mutu, data adalah hal yang penting/ diperlukan. Data yang dimaksud adalah Data Variabel dan Data Atribut berikutnya Peta Kendali

Data Variabel adalah data yang diperoleh/didapat berupa Skala numerik  atau diukur. Bentuk data variabel adalah angka/bilangan.

Data Atribut adalah data yang dihitung (bukan diukur). Bentuk data atribur adalah cacat, tidak cacat/diterima dan ditolak.

Peta kendali adalah alat untuk mengetahui apakah suatu kegiatan/proses terkendali atau tidak. Selengkapnya baca 5.4.2.

5.4.2. Peta kendali

Peta kendali adalah alat untuk mengetahui apakah suatu kegiatan pada proses terkendali atau tidak. Peta-peta yang digunakan yaitu peta kendali X – R, P, np dan U.  baca selanjutnya Biaya Mutu (Cost of Quality): PETA KENDALI, BIAYA PRODUKASI DAN BIAYA MUTU  https://lizenhs.wordpress.com/2016/12/29/biaya-mutu-cost-of-quality-peta-kendali-biaya-produkasi-dan-biaya-mutu/#more-3385

5.5. Diagram Pareto dan Diagram Sebab-akibat

Untuk menganalisis penyebab tejadi kelainan mutu produk dari standar yang ditetapkan digunakan Diagram Pareto dan Diagram Sebab-akibat (disebut juga Sirip Ikan). Selanjutnya baca PEMANFAATAN METODE STATISTIKA PADA PENGENDALIAN MUTU  https://lizenhs.wordpress.com/2014/07/28/pemanfaatan-metode-statistik-pada-pengendalian-mutu/

VI. Sistem Manajemen Mutu

Dalam permasalahan mutu yang dikembangkan sekarang adalah Sistem Manajemen Mutu.

Sistem manajemen Mutu mempunyai dua jangkauan yaitu Kepentingan perusahaan dan Harapan Pelanggan.

Kepentingan Perusahaan yaitu:

(1). Mutu yang diinginkan. (2). Mutu yang optimal.

Harapan Pelanggan yaitu:

(1). Mutu yang diinginkan. (2). Produk yang konsisten. (3). Keyakinan akan Pengiriman.

Tulisan Ini terkait (berhubungan) dengan MENGAPA MUTU dan BERMUTU ITU PENTING BAGI PERUSAHAAN ? https://lizenhs.wordpress.com/2017/01/13/mengapa-mutu-dan-bermutu-itu-penting-bagi-perusahaan/

Terimakasih atas kunjungan Anda ke… dan membaca tulisan di Bukik Ranah Ilmu https://lizenhs.wordpress.com/ semoga bermanfaat. Bila Anda suka beritahu temannya. Yaa …..aaa.

PUSTAKA

Hoesin. Haslizen (1995). “Kesadaran Mutu” Makalah yang  disampaikan pada Pelatiah Prodiction Management. Diselenggarakan oleh Skills Development Project (SDP) Jawa Barat, tanggal 13 Desember 1995 di Bogor. Tempat pelatihan tidak tertulis (tak ingat).

https://strategibisnisdanisoseries.wordpress.com/2013/01/29/sekilas-tentang-iso-2009-2008/

https://www.safetyshoe.com/tag/pengertian-standar-iso/

Beberapa pustaka tidak ditampilkan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: