Posted by: lizenhs | January 13, 2017

Tiga Keahlian + Satu Memahami Harus Ada Bagi Pebisnis/Pengusaha

Tiga Keahlian + Satu Memahami Harus Ada Bagi Pebisnis/Pengusaha

Oleh: Haslizen Hoesin

PENGANTAR

Minimal enam hal yang harus dimiliki pebisnis/pengusaha, apakah Usaha Makanan, Pakaian, Mebel, Percetakan, Toko pengecer atau Lembaga Pendidikan maupun usaha-usaha lainnya, yaitu dalam hal:  Bisa (keahlian) memproduksi (membuat produk); Memahami pengendalian mutu;  Bisa (keahlian) menjual dan Bisa (keahlian) mengatur keuangan.  Hal lain yang diperlukan lagi selain empat itu, malahan sangat penting yaitu Tangguh dan Jujur.  Sebenarnya  banyak lagi yang lain.  Jadi pada tulisan ini hanya di paparankan Tiga Keahlian + Satu Memahami  + Tangguh dan Jujur.  Apa Tangguh dan Jujur itu?? Baca pada PENJELASAN dibagian bawah tulisan ini.

Tulisan ini ditulis berdasarkan pengamatan terhadap beberapa teman/sahabat pengusaha yang saya (lizen) temui, membaca tugas-tugas, skripsi Mahasiswa IKOPIN dan buku Manajemen (Produksi, Mutu, Pemasaran, Keuangan, Sumberdaya Manusia, Wirausaha dan Koperasi). Selamat membaca, semoga bermancaat.   

 PENDAHULUAN

Bila usaha sudah mulai membesar  maka sendirian membangun bisnis adalah hal yang tidak mudah. Logikanya bisnis akan meroket dengan lebih cepat jika ditangani bersama (tim kerja) yang baik dan efektif.  Anggota tim bekerja saling melengkapi kekurangan masing- masing sehingga bisa mengubahnya menjadi kekuatan. Jadi terdapat tiga atau empat orang, yaitu: memiliki keahlian Memproses dan memahami/ahli Mutu proses Produk; memiliki keahlian Menjual dan memiliki keahlian Mengatur Keuangan [(mengenai mutu) baca APAKAH MUTU dan BERMUTU ITU? https://lizenhs.wordpress.com/2011/05/07/apakah-mutu-dan-bermutu-itu/ ) dan mengenai Biaya Mutu  baca Biaya Mutu (Cost of Quality): MENETAPKAN SASARAN PERBAIKAN MUTU https://lizenhs.wordpress.com/2016/12/27/biaya-mutu-cost-of-quality-pengertian-dasar-biaya-mutu/#more-3357 ]

Sendirian membangun usaha/bisnis adalah hal yang tidak mudah.  Secara logika bisnis bisa saja meroket. Akan lebih cepat jika ditangani bersama (tim kerja yang baik dan efektif). Pada paparan ini hanya membahas empat keahlian. Tapi dapat dilakukan bertiga atau ketiga orang itu saling melengkapi kekurangan masing-masing sehingga bisa mengubahnya menjadi kekuatan. Pada kasus lain tentu berbeda, bisa dua atau empat atau lebih tergantung besar usaha/bisnis.  Kalau masih kecil satu orangpun bisa, tapi tentu pada dirinya memiliki empat keterampilan tersebut jujur dan tangguh.

Ya….. Bila diperhatikan setiap pebisnis yang sukses tidak sendirian dalam membangun bisnisnya. Selalu ada sosok penting, partner atau tim yang berjuang bersama untuk membesarkan bisnis tersebut. Ada orang yang berkata: “Tidak ada yang Superman, hanya ada Superteam”.  Sebut saja pebisnis asal darah sana (dalam negeri dan/atau  mancanegara), mereka berbisnis misal produk cemilan rumput laut.  Dalam kisah nyata perjalanan suatu bisnis, sang paman menjadi sosok penting yang membantu membangun bisnis tersebut sebagai pengarah.

Leader (pimpinan) harus mampu membangun team yang solid, teamwork yang baik, sehingga roda bisnis bisa berjalan dengan maksimal.

Dari hasil pengamatan pada beberapa bisnis yang baru dirintis, idealnya minimal ditangani oleh 3 orang dengan karakter berbeda. Tiga jenis/karakter  orang ini bisa saling melengkapi kekurangan masing-masing. Bisnis bisa melesat lebih cepat jika mereka bekerja bersama. Tiga tipe orang tersebut untuk kasus yang dibahas ini adalah: 1. Orang yang ahli proses (membuat produk) dan juga memahami mutu;  2. Orang yang bisa menjual dan 3. Orang yang bisa mengatur keuangan.  Paparannyasebagai berikut:

 1. Orang yang Ahli Proses

Tipe pertama ini punya passion yang kuat terhadap produk buatannya. Dengan kata lain ahli (ber keahlian) dalam proses.  Proses dibedakan atas dua yaitu: Proses Produksi  (dalam perusahaan) dan Proses Perniagaan (diluar perusahaan).

Proses Produksi (dalam perusahaan) adalah kegiatan merubah bahan baku (mentah) menjadi produk setengahjadi atau produkjadiProses perniagaan adalah mengantarkan/membawa produkjadi sampai ke konsumen akhir, melalui pedagang perantara dan pengecer.

Orang-orang ini bisa dikategorikan idealis. Orang proses selalu memiliki banyak ide. Dia bisa mengeksekusi atau menciptakan produk (barang atau jasa) yang bernilai. Orang tipe ini biasanya banyak menciptakan peluang bisnis baru.  Tipe pertama ini sangat dibutuhkan dalam tim bisnis agar produk (barang atau jasa) bisa terus berinovasi, berkembang dan maju. Walaupun bisnis banyak pesaing. Muncul pertanyaan bagaimana jika tidak bisa membuat produk, namun tahu produk yang bagus? Atau tahu produk yang layak dijual, namun tidak memiliki kapasitas untuk memproduksinya? Jawabannya adalah menjualkan produk orang lain, atau menjadi reseller (pedagang perantar).

Selain ahli memproduksi juga  orang yang memiliki keahlian pengendalian mutu, terutama pada proses.  Artinya berani mencoba dan menciptakan produk bermutu.

 2. Orang yang Ahli Menjual

Orang tipe kedua adalah orang yang bisa (ber keahlian) menjual produk yang dibuat oleh orang tipe pertama. Ciri orang tipe ini adalah memiliki relasi yang luas, suka berada di depan layar dan nyaman bila berada di tengah kerumunan orang. Orang ini harus pula memahami mutu proses perniagaan.

Orang pemasaran memiliki skill persuasi, yaitu memengaruhi orang lain melalui

perkataan, tindakan atau tulisan. Dia tidak demam panggung dan ahli dalam melakukan presentasi. Contohnya adalah pendiri Apple, Steve Jobs.

Skill berjualan ini pada dasarnya bisa dilatih. Orang tipe pertama bisa saja memiliki kemampuan pemasaran, begitu juga sebaliknya. Karena kita bicara tim, sebaiknya setiap orang fokus untuk menangani tugas yang spesifik.

3. Orang yang Ahli Mengatur Keuangan

Tipe ketiga adalah orang yang teliti dan suka angka-angka. Tipe orang ini biasanya sangat disiplin, cenderung kaku saat bertemu orang lain sehingga senang berada di belakang layar. Orang tipe ini bisa (ber keahlian)  mengatur  uang perusahaan.

Tipe orang ini jarang ditemui berada di jajaran owner atau founder. Padahal ilmu akuntansi erat kaitannya dengan bisnis. Contoh orang tipe keuangan adalah pendiri Berkshire Hathaway, Warren Buffet.

Sangat penting untuk memahami cara mengatur keuangan di dalam bisnis. Terutama jika sudah memiliki omset yang besar, banyak hal yang harus diurus semisal berkenaan/perkara pajak.  Oleh karena itu setiap pengusaha minimal harus memahami indikator keuangan dalam bisnis.

Tipe Manakah Anda?

Tipe yang manakah anda?  Sudah saatnya untuk melengkapi tim bisnis anda dengan dua tipe orang lainnya. Jangan merasa bisa menangani semuanya sendiri, dipastikan anda akan kerepotan.  Lengkapi 3 Keahlian dan Memahani dilengkapi Tangguh dan Jujur.

 PENUTUP

Berani Mencoba, Ciptakan Produk Bermutu

Hambatan menuju keberhasilan dilalui. Inti masalahnya adalah, berani mencoba dan jangan takut membuat produk.  Jangan buat produk murah bermutu jelek. Mutu menentukan maju dan mundur suatu bisnis. Jangan buat konsumen kecewa agar merek yang dibangun hancur, di suatu hari nanti.

Sendirian membangun bisnis adalah hal yang tidak mudah. Logikanya bisnis bisa meroket dengan lebih cepat jika ditangani bersama tim kerja yang baik dan efektif. Kita bisa saling melengkapi kekurangan sehingga bisa mengubahnya menjadi kekuatan.

Bila diperhatikan setiap pebisnis yang sukses tidak sendirian dalam membangun bisnisnya. Selalu ada sosok penting, partner atau tim yang berjuang bersama untuk membesarkan bisnis. “Tidak ada yang namanya Superman, hanya ada Superteam”.

PENJELASAN

Leader harus mampu membangun team yang solid, teamwork yang baik, sehingga roda bisnis bisa berjalan dengan maksimal.

Bisnis yang baru dirintis, idealnya ditangani oleh beberapa orang dengan karakter berbeda. Beberapa jenis orang ini bisa saling melengkapi kekurangan masing-masing. Bisnis bisa melesat lebih cepat jika bekerja bersama.

 Para pebisnis harus Tangguh dan jujur. 

Tangguh, secara sederhana diartikan “TAHAN terhadap beban tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama“.   Jika pada kehidupan, Tangguh berarti TAHAN terhadap beban hidup selama bertahun-tahu dan tidak ada kata MENYERAH. Tangguh artinya tak terkalahkan.  Tangguh berbeda dengan ulet, Ulet diartikan sebagai pantang menyerah dan gigih.

Jujur dalam berwirausaha artinya mau dan mampu mengatakan sesuatu sebagaimana adanya.  Cara-cara berwirausaha yang baik dan benar adalah tidak membohongi:  Pelanggan, Konsumen, Mitra bisnis, dan sebagainya.

Suatu kegiatan Usaha yang dilandasi sikap kejujuran akan membawa dampak baik bagi usaha itu sendiri. Jujur bukan hanya membawa dampak baik bagi usaha, namun menciptakan seseorang untuk mengatakan pengusaha itu jujur dengan kondisi yang sebenarnya. Contoh: Pada saat produk usaha sedang mengalami laris ataupun tidak laris, tetap harus jujur kepada konsumen tentang kondisi barang sebenarnya.  Dengan cara begitu, konsumen akan menilai pengusaha  jujur dalam berusaha. Karena jika tidak jujur akan membawa dampak buruk bagi usaha, yaitu pelanggan akan meninggalkan produk atau kegiatan usaha jang dijalankan,  sehingga keuntungan (profit) akan menurun atau bangkrut. Orang yang usaha ingin maju adalah orang yang selalu optimis dan selalu menerapkan  nilai – nilai kejujuran pada kegiatan usaha.  Karena satu dari beberapa kunci keberhasilan seorang wirausaha di dalam berusaha adalah sifat kejujuran, ini menimbulkan kepercayaan dari masyarakat (konsumen) terhadap diri pengusaha.

Akibat dari ketidakjujuran dalam berwirausaha:  1). Tentu tidak di percaya oleh masyarakat/konsumen;  2). Rendah diri dan malu; 3). Emosi dan mudah tersinggung; 4). Cepat iri, Dengki dan suka dendam; 5). Selalu berprasangka buruk dan dusta, sehingga tidak punya teman, dijauhi oleh rekanan bisnis.  Semuanya berakibat pada kehancuran usaha/bisnis.

Tulisan ini terkait dengan MENGAPA MUTU dan BERMUTU ITU PENTING BAGI PERUSAHAAN ? https://lizenhs.wordpress.com/2017/01/13/mengapa-mutu-dan-bermutu-itu-penting-bagi-perusahaan/

Terimakasih atas kunjungan anda semoga bermanfaat.  Bila anda suka beritahu yang lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: