Posted by: lizenhs | December 5, 2015

Perjalanan Jarak Jauh Dengan Kendaraan Pribadi

Perjalanan Jarak Jauh Dengan Kendaraan Pribadi

Oleh: Haslizen Hoesin

Pengantar

Tulisan yang akan anda, pembaca Bukik Ranah Ilmu baca adalah ditulis berdasarkan pengalaman pribadi (Ambo) melintasi lima provinsi dan selat Sunda dan beberapa tulisan tentang perjalanan jarak jauh, satu diantaranya dari Weekly Energizing Asia ENERGIA No 28 tahun LI. 13 Juli 2015, yaitu Tips Pejalanan Jarak Jauh Dengan Kendaraan Pribadi sebagai penguat tulisan pengalaman Ambo. Bila Anda berencana untuk bepergian jarak jauh dengan kendaraan pribadi (baik roda dua ataupun roda empat) bahkan melakukan penginapan diperjalanan, tidak ada salahnya membaca tips berikut, agar dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman.  Apa yang akan anda lakukan?  Selamat membaca, semoga bermanfaat.

Pengertian Tips

Tips menurut kamus Inggris-Indonesia:  1). Petunjuk; Healt Tips (Petunjuk-petunjuk kesehatan);   2). Nasehat, petuah;   3). Info, kabar rahasia.

Dari pengertian tersebut, maka TIPS adalah petunjuk, nasehat, petuah, info atau kabar atau rahasia dalam menghadapi sesuatu.

Tips Perjalan Jarak Jauh Dengan Kendaraan Pribadi

Terdapat beberapa tips Tips Perjalan Jarak Jauh Dengan Kendaraan Pribadi:

  1. Periksa (Cek) Keadaan Kendaraan,
  2. Persiapan fisik dan Emosi.
  3. Bawa obat-obatan, makanan, minuman dan peralatan makan,
  4. Bawa Peralatan Tidur, Mandi dan Shalat.
  5. Bawa tustel dan Senter
  6. Dapatkan (Miliki) Peta Jalan yang Dilintasi
  7. Perhatikan indikator tangki BBM kendaran.
  8. Taati Peraturan Lalu lintas dan Rambu-rambu Jalan

Semoga bermanfaat dan selamat selama melakukan perjalanan Anda bersama sekeluarga.

  1. Periksakan (Cek) Keadaan Kendaraan. Hal yang sangat penting sebelum melakukan perjalanan, terlebih lagi bila jarak yang akan ditempuh cukup juah bahkan sampai 96 jam (empat hari empat malam). Bagian kendaraan yang penting untuk diperiksa antara lain: rem, olie mesin, oli gardan, pendingin ruang (AC), ban, aki dan lain-lain. Bagian vital dalam kendaraan harus diperiksa agar berfungsi dengan baik.  Periksa ban seperti tekanan ban dan kondisi ban yaitu masih memiliki kembang agar tidak tergelincir diperjalanan.  Pastikan kondisi lampu kendaraan berfungsi dengan baik, ingat lampu sangat penting pada malam hari apa lagi bila harus melewati daerah gelap, juga membantu agar kendaraan terlihat oleh kendaraan lain.  Periksa lampu rem apakah berfungsi sebagaimana  mestinya. Segera perbaiki atau ganti bila terdapat bagian yang rusak.  Jangan lupa untuk membawa perlengkapan seperti dongkrak, ban serap, kunci-kunci yang diperkirakan diperlukan, bawa pula surat kelengkapan kendaraan. Jangan lupa bawa tali pilin dan lampu serter.  Perhatikan indikator tangki BBM kendaran.
  2. Persiapan Fisik dan Emosi. Fisik yang fit dan sehat sangat penting agar dapat menikmati perjalanan dengan nyaman. Terutama pangemudi, kondisi fisik dapat mempengaruhi/ menentukan  keselamatan seluruh penumpang kendaraan.  Pastikan agar Anda beristirahat secara cukup pada malam sebelum perjalanan dilanjutkan.

Rasa kantuk dan lelah akan membuat pengemudi lambat untuk bereaksi.  Jangan berpikir, kantuk dan lelah dapat diatasi dengan kopi, karena minum kopi, minuman berenergi atau suplemen tidak dapat sepenuhnya menghilangkan kantuk dan rasa lelah.

  1. Bawa obat-obatan, makanan kecil, minuman dan peralatan makan. Berjalan jauh akan membutuhkan waktu yang cukup lama, bahkan sampai 96 jam (empat siang empat malam). Maka, sediakan makanan dan minuman secukupnya agar tidak merasa kelaparan sehingga kondisi tubuh tetap prima. Makanan dan minuman sangat penting apalagi bila anda melewati daerah yang lengang dan sepi.  Tidak lupa, bawa secukupnya air putih untuk cadangan, mungkin sulit menemukannya selama diperjalanan.  Kotak P3K berisi beberapa obat standard seperti obat demam, pusing, sakit perut serta obat luka luar dan plester.  Bila ada anggota keluarga yang harus rutin meminum obat, obat jangan sampai tidak terbawa. Letakkan barang-barang dan obat-obatan pada tempat yang dapat dengan cepat diambil pada saat diperlukan. Bawa juga pisau untuk mengupas buah-buahan yang dibawa atau dibeli diperjalanan.
  2. Bawa Peralatan Tidur, Mandi dan Shalat. Bantal, selimut/sarung, perlengkapan shalat dan mandi, karena bisa saja tidak dapat penginapan untuk tidur/istirahat. Mungkin saja tidur atau istirahat di Masjid/Mushala dan/atau di SPBU atau bahkan di dalam kendaraan.
  3. Bawa Senter dan Tustel. Periksa apakah baterai senter masih baik atau sudah lemah. Tustel digunakan untuk mengabadikan/merekam situasi/tempat yang dilewati.  Foto-foto itu akan bercerita banyak bila dilihat beberapa bulan kedepan.
  4. Dapatkan (Miliki) Peta Jalan yang Dilintasi. Lengkapi perjalanan dengan peta jalan yang akan dilintasi. Bila dimungkinkan peta jalan yang akan dilintasi, dilengkapi dengan jarak antar kota, lokasi SPBU, tempat makan (restoran), tempat menginap dan rekreasi sebagai pengisi waktu istirahat.  Mungkin saja jalan yang dilintasi itu terdapat lokasi rekreasi (pariwisata).  Tempat-tempat tersebut jangan dilewati begitu saja.  Peta dapat anda peroleh dari internet atau dibagikan oleh Dept Perhubungan atau Polisi diperjalanan.  Kadang-kadang resgtoran/ tempat penginakan menyediakan dan dibagikan (gratis) kepada penginap/pengunjung.
  5. Perhatikan indikator tangki BBM kendaran. Bila anda ketemu SPBU lakukan istirahat secukuknya (terutama sopir) dan beli bahan bakar mobil Anda sampai tangki mendekati penuh. Lakukan Shalat wajib lima waktu atau dijamak, karena tidak diketahui dimana akan ketemu Masjid atau Mushala.
  6. Taati Peraturan Lalu Lintas dan Rambu-rambu jalan. Mungkin Anda ingin segera bertemu sanak saudara atau ingin cepat-cepat sampai di tempat wisata untuk berlibur, hindari melanggar rambu-rambu di jalan dan peraturan lalu lintas yang ada, terutama kecepatan kendaraan apalagi ditikungan. Mengendarai kendaraan dengan kecepatan yang tinggi dan melanggar rambu-rambu jalan dapat menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa.  Pakai sabuk pengaman selama diperjalaman.  Hindari menerima telpon dan/atau melakukan kegiatan lain selama mengemudi.  Besikaplah hati-hati selama diperjalan  bila anda sopir, nyawa penumpang anda penentunya.

Mengunjungi sanak keluarga pasti merupakan peristiwa yang membahagiakan,  begitu juga bila menikmati liburan bersama keluarga.  Maka, utamakan  keselamatan agar Anda dapat menikmati momen yang berharga ini.

Sumber:

Pengalaman Pribadi.

Energizing Asia ENERGIA weekly. No 28 tahun LI. 13 Juli 2015

Beberapa sumber tidak ditampilkan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: