Posted by: lizenhs | January 5, 2009

BERAGAM MANFAAT, PENGEMBANGAN DAN KENDALA KINCIA-AIA

BERAGAM MANFAAT, PENGEMBANGAN DAN KENDALA KINCIA-AIA

Oleh Haslizen Hoesin

Djantero, Kancua dan Kincia

Soewarno Darsoprajitno (dosen Sekolah Tinggi Manajemen Pariwisata ARS Internasional)mengatakan “roda berputar” menaikkan air dan mengangkat alu, ada sebutan selain kincir.Ada betulnya pendapat tersebut, Kamus Indonesia Ketjik ditulis E. ST. Harahap terbitan 1943, menulis “roda berputar” mengangkat alu dan menaikan air disebut “djentera” (jentera), kantjur (kancur) selain kintjir (kincir).Kata tersebut juga terdapat pada Niew Maliesch-Nederlandsch Zakwoordenbook ditulis H. C. Klinkert, diterbitkan 1910, Leiden.Djentera dan kancur tidak sepopuler kincir mungkin karena lafal kincir lebih disebarluaskan melalui buku bacaan sekolah “Matahari Terbit” HIS.Djantero, kancua dan kincia adalah lafal Minang dari jentera, kancur dan kincir.

Bila kata jentera (roda berputar) pada buku kamus terbitan tahun 1910, berarti roda berputar digerakkan oleh air sudah ada jauh sebelum tahun 1910.Ada yang berpendapat bahwa ide jantero (kancur, kincir) di ranah Minang diprakarsai dan dikembangkan oleh para penyebar agama sepulang dari belajar agama dari Timur Tengah atau haji.Mereka mengembangkan jantero berdasarkan semangat kata falsafahalam takambang jadi guru.

Falsafah alam takambang jadi guru betul-betul mendorong masyarakat Minang memanfaatkan potensi air, sebagai sumber tenaga penggerak alat/peralatan.Masyarakat Minang berguru pada apa yang dilihat dari alam dan pengalaman, kemudian memunculkan ide dan gagasan baru.Gagasan, ide dan berpikir mengembangkan kincia (jentera, kancua) sangat beragam, seperti beragam pemakaian kincia seperti menaikan air, mengangkat alu, pemutar kukuran dan pemecah batu, dan ternyata tak berhenti disitu bahkan pernah dikembangkan sebagai pembangkit tenaga listrik.

Pertanyaan sering muncul.Pertama, kincia mana yang lebih dahulu dirancang dan dibuat, apakah kincia untuk menaikan air atau pengangkat alu atau pemutar pangua atau pemecah batu?Untuk sementara kicia penumbuk dikembangkan dari menaikan air. Itulah pertanyaan yang belum terjawab.Kedua, apakah kincia adalah sebutan dari alat yang sama dibeberapa tempat yang berbeda?Kalau ya.Dimana saja daerah itu?Juga belum terjawab.Sebagai pembanding perhatikan sauak-sauak dan galuak-galuak.Sauak-sauak populer di Bukitinggi dan sekitar, sedangkan galuak-galuak populer di Katapiang, Padang dan sekitar.

Bila ditinjau dari cara air memasuki roda kincia maka:Kincia-aia menaikan air adalah kincia aliran bawah (Under Waterweel).Kincir-aia pengangkat alu, pemutar kukuran, dan pemecah batu adalah kincia-aia aliran tangah (Breastshot Waterweel).Di Eropa dan Amerika kincia-aia aliran tengah dikembangkan menjadi turbin sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro (PLTM).

Kenapa kicia-aia di Ranah Minangkabau (Sumatra Barat) yang dibahas?Berdasarkan pengamatan, kicia aia pertama dibuat dan dikembangkan di Ranah Minang kemudian menyebar dikepulauan Indonesia.Anggapan ini diperkuat beberapa anggapan lain:Pertama. Terdapat kosakata “djentera” (jentera), kantjur (kancur) selain kintjir (kincir) pada kamus Niew Maliesch-Nederlandsch Zakwoordenbook ditulis H. C. Klinkert dan Kamus Indonesia Ketjik ditulis E. ST. Harahap.Kedua. Pemanfaatan kincia sangat beragam di Minangkabau diketahui dari foto, buku Perkampungan Minang Padangpanjang dan video jangka pendek.Ketiga.Kincia-aia merupakan satu judul pada buku “Matahari Terbit” bacaan di HIS.Keempat. Pendapat Soewarno Darsoprajitno bahwa,“Kicia-aia di buat dan dikembangkan di Minangkabau untuk kepentingan pengairan pertanian perikanan oleh penduduk, sedangkan bendungan dibuat dan dikembangkan di pulau Jawa untuk pengairan sawah oleh Belanda karena keadaan geografis pulau Jawa relatif rata”.

Kincia yang dibahas berikut adalah kincia-aia aliran tangah (Breastshot Waterweel).  (Selanjutnya ……  baca pada Kategori Yok, “Baca, Tulis, Hitung” …….) https://lizenhs.wordpress.com/2009/01/19/beragam-manfaat-pengembangan-dan-kendala-kincia-aia-2/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: